Bagaimana cara kerja autoklaf?

Bagaimana cara kerja autoklaf?

Istilah “autoklaf” dan “sterilisator” dapat digunakan secara bergantian dan memiliki arti yang sama. Istilah “autoklaf” umumnya digunakan di laboratorium, sedangkan “sterilisator” lebih sering digunakan dalam aplikasi medis dan farmasi.

Istilah "autoklaf" dan "sterilisator" dapat digunakan secara bergantian dan memiliki arti yang sama. "Autoklaf" adalah istilah yang terutama digunakan di laboratorium, sedangkan "sterilisator" lebih umum digunakan untuk aplikasi medis dan farmasi.

Apa itu autoclave?

Autoklaf atau Sterilisator yang efektif harus mengandung uap jenuh kering. Untuk mencapai hal ini, udara harus dihilangkan baik dari muatan maupun ruang autoklaf, yang dapat dilakukan dengan berbagai cara. Penghilangan udara dari benda-benda bermassa tinggi dengan luas permukaan rendah (misalnya, yang sebagian besar terdiri dari area padat yang mengandung sedikit atau tidak ada kantong udara, seperti media dalam botol) memerlukan sedikit penghilangan udara, dan hal ini dapat difasilitasi oleh pembuangan udara otomatis. Pada metode ini, udara dibiarkan keluar dari ruang sterilisasi melalui ventilasi saat uap masuk ke dalam ruang, baik dari sumber terintegrasi (perpindahan ke atas) maupun pasokan eksternal (perpindahan ke bawah), dengan ventilasi hanya tertutup setelah seluruh udara terbuang dari ruang sterilisasi. Metode ini dapat ditingkatkan dengan ‘Freesteaming’, di mana ventilasi dibiarkan terbuka selama waktu tertentu. Uap yang bergejolak kemudian melewati ventilasi, memaksa udara yang terperangkap keluar dari autoklaf. Untuk beban yang lebih sulit yang mengandung banyak kantong udara, seperti instrumen yang dibungkus atau kain, metode penghilangan udara yang lebih efektif sangatlah penting.

Metode penghilangan udara yang paling efektif adalah sistem vakum, di mana vakum dicapai di dalam ruang sterilisasi sebelum uap dimasukkan, sehingga menghilangkan sebagian besar udara sebelum proses ‘freesteaming’ dan/atau ‘vacuum pulsing’. Setelah seluruh udara dihilangkan dari muatan dan ruang sterilisasi, suhu di dalam wadah akan naik bersamaan dengan tekanan hingga mencapai suhu yang telah ditentukan sebelumnya. Untuk mencapai suhu sterilisasi tipikal sebesar 121°C atau lebih, uap harus diberi tekanan setidaknya 1,1 Bar G. Karena tekanan yang digunakan melebihi 0,5 Bar G, perakitan autoklaf diklasifikasikan sebagai sistem bertekanan dan harus dirancang sesuai standar teknik yang ketat, seperti PED97/23EC/PD5500/ASME, dan sebagainya.

Pencapaian suhu yang diperlukan di dalam ruang autoklaf dapat dilakukan dengan beberapa cara:

  • Uap dapat disuntikkan ke dalam ruang melalui sumber uap internal seperti generator uap baja tahan karat terintegrasi, yang dapat dipasang di dalam kabinet autoclave atau dapat disediakan sebagai unit eksternal terpisah pada autoclave yang lebih besar.
  • Beberapa laboratorium atau rumah sakit memiliki sumber uap langsung di lokasi mereka sendiri, yang juga akan disuntikkan ke dalam ruang autoclave.
  • Pada beberapa autoklaf, pemanas terpasang di dasar ruang dan air dipanaskan hingga mendidih dan menghasilkan uap.

Keuntungan utama menggunakan generator uap (atau metode uap langsung) adalah waktu siklus dapat jauh lebih cepat karena uap langsung tersedia. Pada autoclave dasar, air ditambahkan secara manual dengan menuangkan air ke dalam wadah, sementara beberapa autoclave terhubung ke pasokan air langsung dan tingkat air dijaga secara otomatis. Beberapa unit Astell yang lebih kecil tersedia dengan tangki air terintegrasi, yang setelah diisi penuh, dapat beroperasi hingga 20 siklus berulang sebelum perlu diisi ulang. Dalam aplikasi CSSD, uap yang digunakan harus berupa uap jenuh kering dengan kadar kekeringan dan kandungan gas tak kondensasi yang diketahui; misalnya, di Inggris, uap harus memenuhi spesifikasi yang ditetapkan dalam HTM2010.

Ketika suhu yang diinginkan tercapai selama waktu yang diperlukan, pasokan uap akan berhenti, baik dengan mematikan daya ke pemanas maupun dengan memutus pasokan uap. Dengan demikian, suhu dan tekanan akan turun secara bertahap. Pada unit yang dilengkapi sistem vakum, pompa vakum dapat digunakan untuk menghilangkan uap (yaitu, di mana pengeringan diperlukan).

Lihat topik berikutnya: Apa itu Sterilisasi?

Lihat topik sebelumnya: Apa perbedaan antara autoklaf vertikal dan horizontal?

Pelajari bagaimana kami membantu pelanggan lain dengan membaca studi kasus kami.

Buku arsip artikel Astell dalam lingkungan laboratorium

Pelajari lebih lanjut melalui Artikel Astell

Dengan pengalaman lebih dari 140 tahun dalam pembuatan autoklaf, Astell memahami seluk-beluk sterilisasi uap. Jelajahi wawasan ahli, panduan, dan pengetahuan teknis di Arsip Artikel Astell.

Kunjungi Arsip Artikel